Industri game tidak lepas dari kontroversi. Beberapa judul game bahkan pernah dilarang beredar di berbagai negara karena alasan yang beragam, mulai dari kekerasan berlebihan, konten seksual, hingga unsur budaya yang dianggap sensitif. Berikut daftar game yang dilarang di berbagai negara karena kontroversi yang menyertainya.
1. Grand Theft Auto (GTA) – Dilarang di Beberapa Negara Asia
Seri GTA terkenal dengan kebebasan pemain untuk melakukan apa saja, termasuk tindakan kriminal. Karena dianggap bisa mempengaruhi perilaku remaja, game ini pernah dilarang di Thailand dan sempat dibatasi di beberapa negara lain seperti Malaysia dan Indonesia.
2. Manhunt 2 – Dilarang di Jerman, Irlandia, dan Selandia Baru
Manhunt 2 dikenal sebagai salah satu game paling brutal yang pernah dibuat. Akibat kekerasan ekstrem yang digambarkan secara eksplisit, game ini langsung ditolak di berbagai negara.
3. Call of Duty: Modern Warfare 2 – Sensor di Rusia
Dalam misi kontroversial berjudul “No Russian”, pemain diajak berpartisipasi dalam serangan teroris di bandara. Karena isinya sensitif, versi Rusia dari game ini dihapus bagian tersebut sepenuhnya.
4. Pokémon – Dilarang Sementara di Arab Saudi
Di awal 2000-an, pemerintah Arab Saudi melarang Pokémon karena dianggap mempromosikan “simbol Zionisme” dan perjudian. Meskipun larangan tersebut akhirnya dicabut, ini jadi bukti bahwa game populer pun bisa terjerat kontroversi budaya.
5. Battlefield 4 – Dilarang di Tiongkok
Game ini dianggap menggambarkan Tiongkok sebagai ancaman global dan menggambarkan pemerintah mereka secara negatif. Akibatnya, Battlefield 4 masuk daftar “produk ilegal” di negara tersebut.
6. Bully – Dilarang di Brasil
Bully adalah game dari Rockstar yang berfokus pada kehidupan di sekolah. Meski penuh humor, game ini dilarang di Brasil karena dinilai dapat mendorong kekerasan di lingkungan sekolah.
7. Devotion – Hilang dari Steam karena Konten Politik
Game horor asal Taiwan ini sempat viral karena menyisipkan konten yang menyindir Presiden Tiongkok. Akibatnya, game ini ditarik dari Steam dan dilarang di beberapa negara.
Kesimpulan
Kontroversi dalam game bisa muncul karena banyak faktor, mulai dari nilai budaya, politik, hingga kekerasan. Meski demikian, kasus-kasus seperti ini juga menjadi cermin bagaimana industri game semakin besar pengaruhnya. Kalau kamu penasaran fakta menarik lainnya,
coba baca juga fakta mengejutkan dunia game atau fakta unik dunia game yang sebelumnya kami bahas di Jurnal Gaming.



