Skip to content

JurnalGaming.id

Berita, Review, & Tips Seputar Dunia Game

jurnalgaming
Menu
  • Home
  • Berita Game
  • Review
  • Esports
  • Mobile Games
  • PC Games
  • Tips & Trik
  • Tentang Kami
Menu

Apakah Bloodlust Axe Item Paling Lemah di Mobile Legends?

Posted on Januari 23, 2026 by admJurnalGaming

Apakah Bloodlust Axe Item Paling Lemah di Mobile Legends?

Di antara banyaknya item attack di Mobile Legends, Bloodlust Axe sering menjadi bahan perdebatan. Sebagian pemain menganggapnya sebagai item wajib untuk hero skill damage, sementara yang lain menilai item ini sudah ketinggalan zaman dan bahkan disebut sebagai item paling lemah di Mobile Legends.

Lalu, benarkah Bloodlust Axe memang selemah itu? Atau sebenarnya item ini hanya salah dipahami penggunaannya? Artikel ini akan membahasnya secara lengkap, mulai dari statistik, fungsi, hingga situasi terbaik menggunakan Bloodlust Axe.


Apa Itu Bloodlust Axe di Mobile Legends?

Bloodlust Axe adalah item physical attack yang memberikan efek Spell Vamp, yaitu kemampuan untuk memulihkan HP berdasarkan damage skill yang diberikan kepada lawan.

Statistik utama Bloodlust Axe:

  • +70 Physical Attack

  • +10% Cooldown Reduction

  • +20% Spell Vamp

Secara teori, item ini dirancang untuk hero yang mengandalkan skill sebagai sumber damage utama, bukan basic attack.


Alasan Bloodlust Axe Disebut Item Lemah

Banyak pemain Mobile Legends menyebut Bloodlust Axe sebagai item lemah. Berikut beberapa alasannya:

1. Spell Vamp Kurang Efektif di Meta Sekarang

Seiring perkembangan meta, banyak hero yang memiliki burst damage tinggi. Dalam kondisi team fight cepat, efek Spell Vamp dari Bloodlust Axe sering kali tidak terasa signifikan karena hero bisa langsung mati sebelum sempat memulihkan HP.

2. Kalah Saing dengan Item Damage Lain

Item seperti:

  • Hunter Strike

  • Blade of Despair

  • War Axe

memberikan damage yang jauh lebih besar. Dibandingkan Bloodlust Axe, item-item tersebut lebih berdampak dalam mempercepat kill dan snowball.

3. Tidak Cocok untuk Semua Hero

Kesalahan umum pemain adalah membeli Bloodlust Axe untuk hero yang tidak bergantung pada skill spam, seperti marksman atau fighter basic attack. Akibatnya, item ini terasa tidak berguna.


Kelebihan Bloodlust Axe yang Sering Diremehkan

Meski sering disebut lemah, Bloodlust Axe sebenarnya masih punya keunggulan tertentu.

1. Sustain Tinggi untuk Hero Skill Spam

Hero seperti:

  • Lapu-Lapu

  • Terizla

  • Alpha

  • Yu Zhong

masih bisa memanfaatkan Spell Vamp untuk bertahan lebih lama di lane maupun team fight.

2. Cocok untuk Early hingga Mid Game

Dengan tambahan Cooldown Reduction dan Physical Attack, Bloodlust Axe cukup efektif di early game, terutama untuk hero fighter EXP lane.

3. Membantu Bertahan Tanpa Recall

Efek Spell Vamp memungkinkan hero tetap farming dan menekan lane tanpa harus sering kembali ke base.


Bloodlust Axe vs War Axe: Mana Lebih Baik?

Dalam banyak situasi, War Axe memang lebih unggul karena:

  • Memberikan Physical Attack bertahap

  • Tambahan Movement Speed

  • Cocok untuk fight panjang

Namun, Bloodlust Axe masih unggul jika:

  • Hero sangat bergantung pada skill damage

  • Lawan tidak memiliki burst tinggi

  • Dibutuhkan sustain cepat di lane

Artinya, Bloodlust Axe bukan item buruk, hanya kalah fleksibel dibandingkan War Axe.


Hero yang Masih Cocok Menggunakan Bloodlust Axe

Bloodlust Axe tidak cocok untuk semua hero, tapi masih relevan untuk beberapa pilihan berikut:

  • Lapu-Lapu → skill spam + lifesteal alami

  • Terizla → damage area + cooldown singkat

  • Alpha → true damage skill + sustain

  • Yu Zhong → sustain tambahan saat team fight

Jika digunakan pada hero-hero ini, Bloodlust Axe masih terasa efektif.


Kesalahan Pemain Saat Menggunakan Bloodlust Axe

Banyak anggapan bahwa Bloodlust Axe item lemah muncul karena kesalahan berikut:

  1. Dipakai pada hero yang salah

  2. Dibeli terlalu late game

  3. Tidak dikombinasikan dengan item defense

  4. Digunakan di meta burst damage

Item ini membutuhkan pemahaman situasi, bukan sekadar ikut build pro player.


Kesimpulan: Apakah Bloodlust Axe Item Paling Lemah di Mobile Legends?

Jawabannya: tidak sepenuhnya benar.

Bloodlust Axe bukan item paling lemah, tetapi juga bukan item serbaguna. Di meta saat ini, item ini memang kalah populer dan kalah kuat dibandingkan item damage lain. Namun, dalam kondisi dan hero yang tepat, Bloodlust Axe masih layak digunakan.

Jika kamu memahami fungsi Spell Vamp dan memilih hero yang sesuai, Bloodlust Axe tetap bisa menjadi item yang efektif dan berguna

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Fungsi Troops Goblin di Clash of Clans dan Strateginya
  • Fungsi Troops Archer di Clash of Clans Terlengkap
  • Fungsi Troops Barbarian di Game Clash of Clans
  • APB Reloaded: Review, Fitur, dan Tips Pemula 2026
  • Review Pool Nation FX Lite: Simulasi Biliar Realistis
  • 3on3 FreeStyle: Rebound – Tips, Role, dan Meta Terbaru
  • theHunter Classic: Simulasi Berburu Realistis PC
  • Disney Speedstorm: Balapan Seru Karakter Disney
  • Slapshot: Rebound – Game Hoki Arcade Seru & Cepat
  • MU: Dark Epoch – Review, Fitur, dan Tips Terbaru

Link Rekomendasi

  • Koin688
  • mainlokal.id
  • ruanggaming.id
  • gamerank.id
  • lapakmain.id

gamearenaonline.id

gametime.id

hiburanterbaru.id

playzone.id

reeljackpot.id

fitlife.id

kesehatankita.id

mediasehatku.id

nutrisehat.id

sehatprima.id

TENTANG KAMI

JurnalGaming.id adalah platform ulasan game terpercaya sejak 2020, menyajikan rekomendasi, berita, dan tips seputar dunia gaming untuk penggemar mobile, PC, dan konsol.

HUBUNGI KAMI

Tim redaksi JurnalGaming.id terbuka untuk kolaborasi, masukan, atau pertanyaan seputar konten gaming. Silakan hubungi kami melalui kanal berikut untuk respon cepat. Kritik dan saran Anda membantu kami terus berkembang.

Copyright

© 2025 JurnalGaming.id. Seluruh hak cipta dilindungi. Dilarang mengutip atau memperbanyak konten tanpa izin tertulis dari redaksi.

©2026 JurnalGaming.id | Design: Newspaperly WordPress Theme