Skip to content

JurnalGaming.id

Berita, Review, & Tips Seputar Dunia Game

jurnalgaming
Menu
  • Home
  • Berita Game
  • Review
  • Esports
  • Mobile Games
  • PC Games
  • Tips & Trik
  • Tentang Kami
Menu
Sonic the Hedgehog bertarung melawan Titan di Sonic Frontiers

Review Sonic Frontiers: Era Baru Open Zone yang Ambisius!

Posted on April 8, 2026April 8, 2026 by admJurnalGaming

Review Sonic Frontiers: Melompati Batas Kecepatan dalam Dunia Open Zone

Setelah bertahun-tahun terjebak dalam formula linear yang mulai terasa usang, SEGA akhirnya mengambil risiko besar melalui Sonic Frontiers. Sebagai entitas yang mencoba mendefinisikan ulang identitas si landak biru, game ini memperkenalkan konsep “Open Zone”. Namun, pertanyaannya adalah: apakah kecepatan supersonik Sonic cocok berpadu dengan eksplorasi dunia terbuka?

Inovasi Open Zone: Bukan Sekadar Open World Biasa

Banyak penggemar yang sempat skeptis saat trailer perdana muncul. Namun, setelah menyelami Starfall Islands, konsep Open Zone terasa masuk akal. Ini bukanlah open world kosong seperti yang ditakutkan. Setiap pulau—mulai dari Kronos hingga Ouranos—berfungsi sebagai taman bermain platforming raksasa.

Anda tidak hanya berlari dari titik A ke titik B. Di sepanjang jalan, Anda akan menemukan rel untuk di-grind, pegas untuk melompat, dan teka-teki lingkungan yang terintegrasi secara organik. Kebebasan ini memberikan napas baru bagi pacing permainan yang selama ini terasa terlalu kaku di judul-judul sebelumnya.

Sistem Pertarungan yang Lebih Berbobot

Salah satu perubahan paling radikal di Sonic Frontiers adalah sistem combat-nya. Sonic kini memiliki skill tree. Anda bisa membuka kemampuan seperti Cyloop, Phantom Rush, hingga serangan kombinasi yang mematikan.

Pertarungan melawan musuh kroco mungkin terasa repetitif, namun bintang utamanya adalah pertarungan melawan Titan. Skala pertempuran ini terasa epik dan sinematik, terutama saat musik rock alternatif khas Sonic mulai menggelegar di latar belakang. Menggunakan kekuatan Super Sonic untuk menjatuhkan raksasa setinggi gunung memberikan kepuasan instan yang jarang ditemukan di game platformer lain.

Nostalgia di Balik Cyber Space

Bagi Anda yang merindukan gaya klasik, SEGA menyisipkan level Cyber Space. Ini adalah level linear pendek yang terinspirasi dari zona ikonik seperti Green Hill atau Sky Sanctuary. Meskipun visualnya terasa repetitif bagi veteran seri Sonic, level ini memberikan tantangan speedrun yang adiktif untuk mendapatkan kunci Vault.

Sisi Teknis dan Visual

Secara visual, Sonic Frontiers menawarkan pemandangan yang megah namun dengan satu catatan besar: pop-in. Seringkali objek platforming baru muncul saat Sonic berada sangat dekat. Meskipun hal ini sedikit mengganggu estetika, namun secara performa teknis (terutama di konsol generasi terbaru), frame rate tetap stabil yang sangat krusial untuk game secepat ini.

Cerita yang Lebih Dewasa dan Melankolis

Ditulis oleh Ian Flynn, narasi dalam game ini terasa lebih serius dan emosional dibandingkan seri-seri sebelumnya. Interaksi antara Sonic dengan bayangan teman-temannya (Amy, Knuckles, dan Tails) memberikan kedalaman karakter yang sudah lama hilang. Ada rasa kesepian dan misteri yang menyelimuti Starfall Islands, membuat pemain penasaran untuk mengungkap sejarah peradaban kuno di sana.

Kesimpulan: Apakah Layak Main?

Sonic Frontiers adalah langkah berani yang berhasil. Meski tidak sempurna—dengan beberapa kendala teknis dan desain kamera yang terkadang liar—game ini meletakkan fondasi yang sangat kuat untuk masa depan franchise Sonic. Bagi pembaca Jurnalgaming.id yang mencari pengalaman platformer dengan skala masif dan sistem progres yang memuaskan, game ini adalah pilihan wajib.


Kelebihan:

  • Konsep Open Zone yang menyegarkan dan penuh kebebasan.

  • Pertarungan boss Titan yang sangat epik.

  • Musik soundtrack yang luar biasa.

  • Sistem upgrade karakter yang bermakna.

Kekurangan:

  • Masalah pop-in grafis yang cukup terlihat.

  • Beberapa level Cyber Space terasa terlalu pendek.

  • Kamera terkadang sulit dikendalikan saat pertarungan intens.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Review THE GAME OF LIFE 2: Simulasi Hidup Modern Seru
  • Review Shogun Showdown: Strategi Samurai Turn-Based Unik
  • Review Wingspan: Game Santai dengan Strategi Mendalam
  • Peglin: Game Roguelike Pachinko Unik dan Seru 2026
  • Panduan Lengkap Idle Champions of the Forgotten Realms
  • Panduan Lengkap Idle Slayer: Tips, Fitur, dan Strategi
  • Fortune Seller: Cara Cepat Kaya di Game Simulasi Terbaik
  • Review Persona 3 Reload: Remake JRPG Terbaik 2024
  • Panduan Fallout Shelter: Tips Bertahan dan Cepat Kaya
  • Review Spinny Dungeon: Dungeon Unik Penuh Tantangan

Link Rekomendasi

  • Koin688
  • mainlokal.id
  • ruanggaming.id
  • gamerank.id
  • lapakmain.id

gamearenaonline.id

gametime.id

hiburanterbaru.id

playzone.id

reeljackpot.id

fitlife.id

kesehatankita.id

mediasehatku.id

nutrisehat.id

sehatprima.id

TENTANG KAMI

JurnalGaming.id adalah platform ulasan game terpercaya sejak 2020, menyajikan rekomendasi, berita, dan tips seputar dunia gaming untuk penggemar mobile, PC, dan konsol.

HUBUNGI KAMI

Tim redaksi JurnalGaming.id terbuka untuk kolaborasi, masukan, atau pertanyaan seputar konten gaming. Silakan hubungi kami melalui kanal berikut untuk respon cepat. Kritik dan saran Anda membantu kami terus berkembang.

Copyright

© 2025 JurnalGaming.id. Seluruh hak cipta dilindungi. Dilarang mengutip atau memperbanyak konten tanpa izin tertulis dari redaksi.

©2026 JurnalGaming.id | Design: Newspaperly WordPress Theme